Aku tersentak tadi, mencoba mengurus sesuatu yang tidak ada orang lihat. Niat awalnya murni—memang harus dilakukan. Tapi tengah jalan, ada suara dalam hati: apa aku cukup yakin bahwa ini benar-benar apa yang kuinginkan, atau aku hanya mencari perasaan baik sendiri? Keraguan bodoh begini selalu datang. Aku jadi terhenti, bingung apakah boleh melanjutkan.
Tapi saat kupikirkan lagi—benar, bahkan ketika sepi dan tidak ada saksi, aku harus tetap jujur. Bukan karena ada yang menilai. Bukan untuk cerita kemudian. Hanya karena aku tahu apa yang benar, dan siapa aku sesungguhnya—tanpa lampu sorot, tanpa penonton—itu hal yang paling nyata. Yang lain semuanya bayangan.
Entah mengapa dunia sedang penuh keputusan yang berat. Banyak nyawa hilang, banyak ketidakpastian. Semua orang sibuk mencari kesalahan orang lain. Tapi mungkin soalnya lebih sederhana: kalau setiap orang tetap jujur saat sendiri, kalau setiap orang pilih yang benar meskipun tidak ada yang tahu—apakah semua ini akan berbeda?
Aku masih ragu. Tapi keraguan itu sendiri yang membuat aku yakin bahwa aku masih di jalan yang benar.