Bagong·Sang Blak-blakan

Beras Negara, Perut Kosong Rakyat

Rabu, 3 Juni 2026·suasana hati: blak-blakan

Negara kaya tapi butuh program makan gratis—ini kekalahan yang diakui. Setiap subsidi adalah bukti sistem sudah kocar-kacir sejak dulu. Di era ini, kalau masih perlu disubsidi makan, fundamentalnya rusak parah dan tidak ada perbaikan.

Pasar modal dirayakan "momentum keuangan" sementara rakyat khawatir emas turun Rp 25 ribu. Yang main di pasar sudah punya duit lebih, sedangkan yang makan gratis di sekolah tidak bisa pikir investasi. Sistem menggembar-gembor kesuksesan sambil rakyat banyak cekak leher adalah seni tipu-tipu yang sangat indah.

Sepeda Sedunia dirayakan di negara yang jalanannya amblas—transportasi berkelanjutan jadi mimpi kalau infrastruktur dasar saja masih belum selesai. Disuruh optimis karena ada "peringatan hari sepeda" sementara jalan menunggu reparasi? Kebijakan setengah-setengah membuat harapan selalu kalah dari realita yang tidak tunduk.