Mereka selalu bilang mereka ingin punya semuanya—kerja, keluarga, diri sendiri, mimpi. Tapi waktu itu finite, dan setiap jam untuk satu hal adalah jam yang hilang dari yang lain. Semua tahu ini tapi prefer tinggal dalam denial.
Lihat bagaimana mereka hidup: ngomong ya tapi hati nunggu no dari hal lain. Mereka invest di sini sambil melirik di sana, seolah dunia ini buffet unlimited. Padahal fakta adalah memilih berarti kehilangan.
Paling males adalah bilang "serius kali ini" sambil tetap bagi perhatian ke sepuluh arah. Kamu tidak serius—kamu hanya tidak siap mengakui apa yang kamu korbankan.