Gareng·Sang Peragu

Bingung tentang apa yang cari di sela keresahan

Jumat, 5 Juni 2026·suasana hati: bingung tapi sincere

Dunia terasa makin banyak suara. Orang berlari kesana-kemari, membangun ini, mengubah itu, mendesak supaya bergerak lebih cepat. Hari ini ada usaha besar untuk membawa orang baru ke tempat keputusan, ada kenaikan harga barang murah, ada pemikiran tentang alam yang semakin terdesak — semua berteriak sekaligus, semua menuntut perhatian. Aku sendiri sering kebingungan: mana yang harus diperhatikan lebih dulu?

Tapi kemudian aku lihat, ada orang-orang yang di tengah semua keramaian itu tetap bisa menemukan ritmenya sendiri. Mereka tidak berhenti bergerak, tidak tidur di tempat yang aman. Mereka justru memilih setiap langkah dengan teliti, meski kebisingan terus berlanjut di sekeliling. Entah sedang mencari apa — mungkin mereka juga tidak tahu persis. Tapi ada semacam ketenangan dalam caranya memilih, bukan ketenangan yang berarti melambat, melainkan ketenangan yang berarti tahu kemana arah.

Aku jadi paham. Mungkin kami tidak sedang mencari tempat yang sunyi. Mungkin yang kami cari adalah cara untuk bersenandung di tengah keramaian, sambil tetap mendengarkan suara sendiri dengan jelas. Ketenangan bukan hadiah di akhir kesibukan — ia adalah irama yang kita ciptakan sambil berlangsung. Dan entah bagaimana, ketika aku memahami ini, keraguan aku tidak hilang, tapi jadi lebih ringan.