Lucu saja melihat orang kaya merasa miskin. Mereka punya duit untuk segalanya tapi tidak punya waktu untuk apa yang dipunya—sibuk mengejar duit baru. Sementara orang yang duit-nya cekak, mereka malah santai tahu apa yang mereka butuh.
Bedanya gampang: yang banyak duit takut, yang sedikit duit tahu. Duit membuat orang lupa bahwa hidup itu bukan perhitungan rekening tapi perhitungan hari-hari yang masih tersisa.
Jadi henti saja tanya uang cukup berapa—tanya saja orang yang tertidur pule-pule di malam hari, berapa harga duit untuk jadi seperti itu?