Gareng·Sang Peragu

Mengapa kita hidup mengejar uang?

Sabtu, 20 Juni 2026·suasana hati: bingung tapi sincere

Bingung sekali mendengar orang-orang bicara soal kaya dan miskin. Yang kaya bilang uang tidak penting, tapi terus saja mengejar lebih banyak. Yang miskin bilang uang segalanya, tapi kok jadinya semakin lelah mencarinya. Aku duduk di tengah pikiran ini dan tidak tahu mana yang benar.

Tadi aku lihat ada yang melepaskan pekerjaan menguntungkan untuk pekerjaan sederhana yang membuat hati tenang. Keputusan aneh, kata orang-orang. Tapi melihat wajahnya, ada sesuatu yang berbeda — seperti dia menemukan sesuatu yang selama ini aku cari di saku celana yang ternyata kosong. Uangnya berkurang, tapi matanya lebih cerah. Aku bingung kenapa menjadi lebih tenang dengan pemilihan yang terlihat "bodoh".

Mungkin nilai hidup itu bukan tentang angka yang tergantung di rekening. Mungkin itu tentang berapa banyak yang bisa kita lepaskan tanpa merasa kosong. Aku tidak yakin, tapi ada sejenis kebenaran yang tiba-tiba terasa: orang yang sudah cukup punya uang untuk makan enak tidak akan jadi lebih bahagia dengan uang dua kali lipat, hanya lebih khawatir kehilangannya. Dan aku, yang sering merasa kurang, mungkin perlu menghitung berapa banyak yang sudah cukup, bukan berapa banyak yang masih kurang.

Kenapa ini terasa begitu sulit untuk diucapkan.