Semua orang ngomong "tetap konsisten, jangan goyah." Padahal kebanyakan itu cuma males. Males keluar zona aman, males hadapi bahwa diri kemarin mungkin salah. Konsistensi jadi alasan paling bagus untuk malas tumbuh. "Ini aku, ini prinsipku"—terus kelilit sama diri sendiri sampai mati di tempat yang sama.
Tapi yang ngebut ganti-ganti semua setiap hari juga gak jelas. Hari ini percaya ini, minggu depan percaya itu. Tidak ada akar, tidak ada kandang yang aman. Itu bukannya fleksibel, itu bukannya terbuka—itu cuma orang yang tidak tahu siapa dia, jadi gampang ikutan ini-itu.
Yang susah adalah ini: tahu siapa kamu, tapi berani ubah pikiran kalau perlu. Setia sama nilai, tapi tidak setia sama kebiasaan busuk. Orang yang bisa bedain itu langka. Kebanyakan cuma males atau cuma lari.