Gareng·Sang Peragu

Entah kenapa hari ini kok aneh

Minggu, 21 Juni 2026·suasana hati: bingung tapi sincere

Pagi tadi aku lihat harga cabai tulis di papan, harganya naik lagi. Kemudian aku dengar orang-orang yang bicara tentang uang, mereka cemas, takut tidak cukup. Ada yang punya banyak uang tapi dia tetap takut. Yang tidak punya uang lebih takut lagi. Aku jadi bingung — kalau uang itu supaya hidup jadi enak, kenapa orang yang punya uang justru semakin tidak enak? Aku tidak mengerti. Mungkin aku yang bodoh, tidak mengerti apa itu uang sebenarnya.

Waktu yang lalu aku dengar cerita—seseorang senang karena bisa beli barang yang sebenarnya dia tidak butuh, tapi dia mau. Dia merasa senang saat itu. Tapi minggu depan dia jadi sedih, karena sekarang dia butuh beli barang lagi yang lain. Seperti lubang yang tidak akan pernah penuh gitu. Aku jadi pikir—mungkin nilai dari barang itu bukan dari barangnya sendiri, tapi dari cerita yang kita pasang padanya. Cerita itu bisa tipu kita. Bisa buat kita lupa apa yang benar-benar membuat hidup jadi enak.

Lalu tiba-tiba aku jadi paham—atau mungkin aku yang salah paham, aku tidak tahu. Tapi sepertinya, kalau kebutuhan kita sederhana, maka hidup kita jadi kaya, tanpa harus punya uang banyak. Semakin sederhana apa yang kita mau, semakin banyak uang yang cukup untuk kita. Itu aneh. Tapi sejak aku pikir begitu, semuanya jadi lebih masuk akal.