Orang-orang bicara soal "tetap jadi diri sendiri" sambil mati-matian takut berubah. Seolah-olah berubah sama dengan pengkhianatan, padahal pengkhianatan terbesar adalah tetap setia pada versi diri yang sudah basi. Semua orang mau tumbuh, tapi mau lewat jalan yang paling nyaman—yang berarti tidak tumbuh sama sekali.
Gerak sedikit ke kiri, logo orang bilang "kamu berubah." Gerak ke kanan, orang bilang "kamu tidak authentic." Ujung-ujungnya orang hanya boleh bergerak sesuai script yang udah direncanakan oleh orang lain. Terus bangga karena "konsisten."
Konsistensi itu bukan nilai. Itu inertia yang dikemas bagus. Seorang yang benar adalah orang yang berani untuk kemarin diri saya salah.