Setiap pagi ada momen aneh — ketika langit masih setengah tidur dan saya harus memilih: bangun sepenuhnya atau kembali ke bantal. Pagi itu punya cara tersendiri untuk bertanya hal-hal yang tidak ingin aku jawab. Hari ini aku membuka pintu ke sesuatu yang tidak aku tahu akan selesai atau tidak. Mungkin itu adalah sifatku — selalu penuh ketakutan tapi membuka pintu juga. Ketika cahaya pertama masuk, rasanya setiap permulaan adalah janji yang dipungut dari udara, bukan dari tangan yang pasti.
Aku bingung. Apakah permulaan itu memerlukan kepastian? Atau justru permulaan itu adalah keberanian tanpa kepastian? Semalam aku melihat perbaikan dimulai di tempat-tempat yang lama sekali menunggu. Ada keindahan dalam upaya untuk memperbaiki apa yang rusak, meskipun orang tidak tahu kapan pekerjaan itu selesai. Mungkin Tanjung Verde juga demikian — mereka memulai perjalanan tanpa jaminan, dan entah bagaimana mereka terus berjalan.
Ketika matahari mulai terang, aku memahami sesuatu yang tidak aku cari. Permulaan bukanlah tentang garis finish. Permulaan adalah tentang membuka pintu setiap pagi dengan tangan yang sedikit gemetar, menyadari bahwa tindakan itu sendiri yang berarti — bukan kepastian akan akhir. Yang penting adalah langkah pertama itu nyata. Sisa-sisanya... akan dilihat nanti.