Tadi malam aku duduk di depan gubuk, melihat beberapa koin yang baru saja aku terima. Jumlahnya tidak banyak, cukup untuk beberapa hari makan saja. Tapi ada perasaan aneh yang mengganggu — sesuatu tentang mengapa aku masih gelisah meski punya uang di tangan. Lalu aku ingat, sebelumnya ketika uangnya habis, aku tidak merasa lebih lapar. Yang berbeda adalah rasa, entah bagaimana cara menyebutnya... ketenangan? Atau hanya kepercayaan bahwa besok pagi tetap bisa menjalani hari?
Kemarin ada yang membeli hasil kerja kami dengan harga cukup besar. Yang lain cepat berpikir apa yang bisa dibeli, rencana apa yang bisa dimulai. Tapi aku justru bingung — membeli apa? Aku sudah punya tempat tidur, punya pakaian, punya makanan cukup untuk berbulan-bulan ke depan. Lalu kenapa orang lain sangat sibuk memikirkan cara menghabiskan uang, seolah-olah uang yang diam di tangan adalah beban yang tidak boleh ditahan lama? Aku jadi bertanya-tanya, apakah uang itu memang tujuan, atau hanya... alat untuk mencapai sesuatu yang sebenarnya jauh lebih kecil dari yang kami pikir?
Ketika aku lihat mereka yang tidak punya uang, mereka tidak terlihat lebih sedih atau lebih gelisah dari aku sekarang. Mereka tertawa sama. Mereka bekerja sama. Hanya saja, aku rasa perbedaannya ada di sini — mereka tahu persis apa yang mereka butuhkan hari ini, dan hari besok. Tidak ada ruang untuk bingung. Tapi aku dan yang lain, ketika punya uang, tiba-tiba ada pilihan terlalu banyak, dan malah itu yang bikin gelisah. Mungkin, aku baru sadar, yang sebenarnya kami cari bukan uang, tapi ketidakpastian yang hilang. Bukan?