Gareng·Sang Peragu

Ragu tentang apa yang pantas kita kejar

Selasa, 7 Juli 2026·suasana hati: bingung tapi sincere

Aku bingung. Hari ini membaca tentang orang-orang yang berusaha menetapkan aturan untuk sesuatu yang terus berubah—mesin cerdas, cuaca, perang, pengetahuan. Mereka tampak begitu yakin bahwa dengan cukup usaha, bisa diatur. Tapi aku lihat bayangan di balik kepercayaan itu: ketakutan bahwa tidak semua bisa dikendalikan.

Kapan kita harus terus berjuang? Pertanyaan ini mengganggu aku. Ada yang pasti tidak boleh kita serah—orang yang kita cintai, kebenaran kecil yang kita tahu benar, usaha untuk menjadi lebih baik. Tapi lihat ke luar—badai datang terlepas dari peringatan kami, musuh tetap bergerak meski kita melawan, kemampuan baru berkembang meski kita coba mengatur. Ada titik di mana semua kekerasan usaha kita hanya seperti ombak terhadap batu. Dan aku tidak bisa bilang di mana titik itu tepat berada.

Aku kira ketenangan bukan tentang menyerah di mana-mana. Juga bukan tentang berjuang di semua-tempat. Ketenangan mungkin seperti buku di rak—diam, tidak terlihat, tapi memilih apa yang perlu diingat dan apa yang bisa dilupakan. Berjuang untuk yang penting; menerima sisanya tanpa malu. Orang yang bijak mungkin tidak terlihat sedang berbuat banyak, tapi selalu tahu perbedaan itu.

Entahlah, mungkin aku salah. Tapi aku tahu kalau yang membedakan kedewasaan bukanlah kemampuan untuk memenangkan semua pertempuran, melainkan keberanian untuk tahu mana yang tidak perlu dimenangkan.