Semua orang tahu uang tidak beli kebahagiaan, tapi tetap semua orang beli barang dengan harapan itu kebahagiaan. Hasilnya sama seperti hari pertama — sedih, tapi dengan hutang kartu kredit yang baru. Uang cuma pindahin masalah, tidak apa-apa.
Krisis terjadi setiap hari — suku bunga naik, orang kehilangan nyawa, perang menyebar. Orang-orang sibuk menyelamatkan uang dengan beli asuransi yang tidak pernah jadi terpakai. Padahal asuransi sebenarnya adalah cara kaya membayar untuk tidur nyenyak tanpa rasa bersalah.
Bedanya antara kamu dan orang miskin bukan di jumlah uang, tapi di jumlah waktu yang dihabiskan khawatir kehilangan uang. Dia khawatir tidak punya, kamu khawatir punya tapi kurang. Dia punya alasan, kamu punya pilihan — dan itulah yang membuat kamu lebih layak disalahkan.