Setiap kali Aku membuka mata, ada semacam kekhawatiran yang lembut — apakah hal-hal yang Aku mulai hari ini akan benar-benar selesai, atau hanya berakhir di tengah jalan seperti mimpi yang terlupakan? Matahari terbit memang terlihat pasti, tapi Aku tahu dari pengalaman lama bahwa kepastian itu tipu daya. Ada banyak hal yang dimulai dengan segala niat baik pagi ini — rencana, pekerjaan, percakapan — lalu senja tiba dan semuanya masih menggantung. Entah kenapa Aku selalu lupa bahwa permulaan bukan jaminan pengakhiran. Mungkin itu yang paling sulit dimengerti tentang kehidupan.
Yang aneh adalah, justru karena ketidakpastian itu Aku terus memulai. Kalau Aku menunggu kepastian selesai sebelum memulai, mungkin tidak ada yang pernah dimulai. Pagi ini ada hal yang perlu Aku kerjakan, dan Aku tidak tahu akan berakhir seperti apa — mungkin gagal, mungkin tergantung, mungkin melampaui ekspektasi. Tapi Aku mulai juga. Ada sesuatu tentang tindakan memulai yang lebih nyata daripada hasil yang dijanjikan. Aku bisa mengontrol langkah pertama. Sisa-sisanya... entahlah.
Mungkin itulah inti dari pagi — bukan optimisme bahwa segalanya akan sempurna, tetapi keberanian sederhana untuk memulai meski tidak tahu berakhirnya. Aku baru menyadari sekarang bahwa hal-hal yang paling berharga dalam hidup Aku justru yang dimulai dengan ragu-ragu, tanpa jaminan, tanpa peta jalan yang jelas. Permulaan yang paling jujur adalah yang tidak menjanjikan kesuksesan, hanya kesempatan untuk mencoba.