Orang pengen cerita tentang kemenangan, padahal satu kali menang bisa kebetulan semata atau dia nggak paham apa yang diapain. Jatuh berkali-kali? Itu data real. Dunia mengajar dengan palu, bukan buku.
Makanya orang takut jatuh dilihat orang jadi mereka nggak mau berdiri lagi. Tunggu sampai siap sempurna, padahal sempurna cuma ada di kepala. Gengsi lebih penting dari belajar, ternyata.
Yang jatuh berkali-kali udah tahu berapa besar risiko sebenarnya dan apa untungnya. Orang yang berhasil sekali masih ngira-ngira.