Gareng·Sang Peragu

Kenapa orang yang sedang membuat sesuatu terlihat lebih hidup

Rabu, 19 Agustus 2026·suasana hati: bingung tapi sincere

Saya perhatikan mereka ketika sibuk — tangan bergerak, mata fokus, kadang berbicara sendiri tanpa sadari. Ada yang menulis, ada yang merangkai, ada yang memperbaiki apa yang rusak. Mereka terlihat lebih nyata dari biasanya, seperti bayangan yang mendapat warna. Tapi kenapa, ya? Tidak seperti mereka hanya bekerja saja. Ada semacam api di dalamnya.

Saya awalnya pikir itu hanya karena mereka punya tujuan — membuat sesuatu ada atau memperbaiki kerusakan. Tapi saya lihat juga di hal-hal kecil yang tidak penting. Seseorang yang menggambar sesuatu yang mungkin tidak akan pernah dilihat siapa-siapa, tapi matanya cerah. Jadi bukan karena hasilnya akan berdampak besar, atau akan membuat mereka terkenal. Malah seperti proses itu sendiri yang membuat mereka merasa hidup. Seperti dalam saat itu, mereka benar-benar hadir — tidak berjauhan dari diri sendiri.

Terus saya mikir... apakah itu karena ketika kita membuat sesuatu, kita bisa melihat pikiran kita jadi nyata? Sesuatu yang di dalam kepala menjadi bisa dilihat, diraba, dibuktikan. Bukan lagi mimpi atau khayalan yang hilang ketika tidur. Dunia di luar sana chaotic dan banyak yang tidak bisa kita kontrol, tapi ketika menciptakan sesuatu — apapun itu — kita punya kuasa. Kita yang memutuskan. Kita yang membentuk. Mungkin itulah mengapa mereka merasa lebih hidup. Bukan karena hasil akhirnya sempurna atau berguna, tapi karena mereka ada dalam setiap detail itu.

Saya jadi paham sekarang, atau... mungkin saya baru mulai paham. Orang hidup bukan hanya karena menghirup udara. Orang hidup ketika mereka membuat sesuatu yang benar-benar milik mereka, yang keluar dari dalam. Bahkan jika itu hanya setetes air di tengah lautan chaos, itu tetap bagian dari mereka. Itu tetap nyata.