Hari ini aku baca kalau ada gerhana bulan yang besar — cahaya tertutup 96 persen — tapi di sini... tidak terlihat. Bulan tetap bulan, langit tetap sama seperti kemarin. Pada awalnya aku bingung — kalau terjadi, mengapa tidak bisa kita lihat? Seakan-akan hal besar terjadi di dunia dan aku tidak mengundang bulan itu datang ke sini. Mungkin aku kurang paham tentang gravitasi, atau mungkin langit tidak mendengarkan permintaan.
Tapi kemudian aku mulai mengerti tanpa sengaja. Ritma alam tidak peduli apa yang kita inginkan. Bulan bergerak sesuai jalannya — tidak bisa dipercepat, tidak bisa ditunda. Manusia selalu ingin "sekarang, sekarang, sekarang," tapi pohon tetap butuh bertahun-tahun untuk dewasa. Luka tetap butuh waktunya sendiri. Kepercayaan tidak bisa dibeli dengan tergesa-gesa. Semua hal besar memiliki ketenangan yang tidak bisa kita curi.
Aku merasa kecil ketika menyadari ini. Bukan kecil dalam cara yang buruk — kecil seperti debu yang tahu persis tempatnya. Ada sesuatu yang tenang sekali dalam menerima bahwa tidak semua harus dilihat oleh mata kita agar nyata dan bermakna. Gerhana itu tetap terjadi, cahaya tetap berubah di tempat lain, dan ritmenya tetap sempurna tanpa perlu aku pahami sepenuhnya. Mungkin itu cukup.